Pasar Kripto ‘Galau’, Investor Siaga Satu

Pasar Kripto ‘Galau’, Investor Siaga Satu

A bitcoin logo is seen at a facility of the Youth and Sports Ministry in Caracas, Venezuela February 23, 2018. REUTERS/Marco Bello

Fluktuasi pasar kripto hari ini cukup variatif. Hal ini disebabkan sikap wait and see perihal keputusan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pekan ini. Kegalauan pasar kripto membuat investor harus waspada. Terlebih jika melihat banyak sentimen negatif.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Senin https://lahantoto.monster/ (24/7/2023) pukul 09.14 WIB, market kripto relatif bergerak mixed dengan kenaikan dan penurunan yang tipis.

Bitcoin menguat tipis 0,02% secara harian ke US$29.828,23 dan dalam seminggu terakhir melemah 1,53%.

XRP (Ripple) turun 0,56% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan melemah 3,77%. Binance (BNB) pun melemah 0,08% serta dalam tujuh hari terakhir berada dalam teritori negatif 0,75%.

Selain itu, Solana turun 1,03% secara harian dan secara mingguan turun 13,38%.

CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital juga menunjukkan penurunan 0,33% ke angka 1.289,25.

Dilansir dari Coinglass, minat pasar turun 1,22 % di angka US$26,78 miliar.

Pasar kripto dinilai masih wait and see karena menunggu hasil rilis data suku bunga Amerika Serikat yang akan diumumkan pada minggu ini. Ekspektasi pasar untuk kenaikan 25 basis poin (bps) pada 26 Juli sekarang menjadi 99,8% berdasarkan CME Fedwatch Tool.

Namun begitu, reaksi pasar kripto menunjukkan bahwa investor kripto telah memasukkan ini ke dalam kalkulasi investasi mereka. Jadi, meskipun tampaknya harga bitcoin melemah, tampaknya itu terlihat relatif ringan, serta memberikan tekanan ke bawah yang minim.

Joe DiPasquale dari BitBull Capital mengatakan bahwa pasar tampaknya melanjutkan konsolidasi, dan sentimen masih positif, tetapi bulls dan bears perlu berhati-hati.

Selain itu, merujuk dari Coindesk.com pergerakan pasar kripto yang cukup sempit ditengarai karena sikap hati-hati investor, terutama dipengaruhi oleh perkembangan yang sedang berlangsung seputar kasus hukum XRP, tulis Johnny Teng, Peneliti Senior di LBank Labs, dalam sebuah catatan kepada CoinDesk.

“Kekecewaan yang diungkapkan oleh ketua SEC Gary Gensler atas keputusan pengadilan tentang sekuritisasi token XRP telah menambah ketidakpastian, dengan kemungkinan banding oleh SEC semakin memperumit situasi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*